Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kandungan Dan Manfaat Makan Cabai

 

Manfaat konsumsi Cabai
cabai

Klasifikasi Tanaman

Kingdom             : Plantae

Divisio                 : Magnoliophyta

Class                   : Magnoliopsida

Subclass     `        : Asteridae

Ordo                   : Solanales

Familia                 : Solanaceae

Genus                   : Capsicum

Species                 : - Capsium annuum - Capsium frutescens - Capsium chinense

Daerah Penyebaran

 Cabai merupakan tanaman yang mudah ditanam di dataran rendah ataupun di dataran tinggi.Daerah penanaman cabai di Indonesia tersebar di Pulau Jawa, seperti Jawa Timur (Gresik, Lamongan, Tuban, dan Malang), Jawa Tengah (Brebes, Semarang, Magelang, Rembang, dan DI Yogyakarta), serta Jawa Barat (Cianjur, Bandung. Serang, Bekasi, dan Bogor). dan banyak lagi daerah lainnya

Tentang Tanaman Cabai

Cabai atau lombok (bahasa Jawa) adalah tanaman hortikultura berbentuk perdu yang dalam budidayanya membutuhkan air yang cukup. Cabai berbentuk bulat panjang dengan ujung meruncing. Apabila sudah tua buah cabai berwarna merah atau hijau tua, berisi biji dalam jumlah banyak, dan berasa pedas.

Tanaman cabai diperbanyak melalui biji yang diperoleh dari tanaman yang sehat serta bebas dari hama dan penyakit. Tanaman cabai sebaiknya ditanam pada tanah yang kaya humus, gembur, dan tidak tergenang air : pH tanah yang ideal sekitar 5-6. Waktu tanam yang baik untuk lahan kering pada akhir musim hujan (Maret-April).

Kandungan dan Manfaat

Cabai digunakan sebagai bumbu untuk menambahkan rasa pedas pada makanan. Di dalam cabai diketahui terkandung kapsaisin, dihidrokapcaisin, vitamin A dan C, minyak atsiri, zat warna kapsantin, karoten. Pada cabai merah juga mengandung berbagai mineral seperti fosfor, zat besi, kalium, kalsium, dan niasin. Sedangkan dalam biji cabai rawit terdapat solanine, solanine, solamargine, steroid, dan antibiotik.

Cabai merah bersifat panas dan merupakan stimulan untuk meningkatkan nafsu makan, sebagai diaforetik atau peluruh keringat, perangsang kulit, obat gosok, tonik, stimulan kuat untuk jantung dan aliran darah, antirematik. menghancurkan bekuan darah atau antikoagulan, peluruh liur, dan peluruh kencing.

Cabai juga berpotensi untuk mengobati penyakit kanker. Zat kapsaisin yang terkandung di dalam cabai dapat mengikat protein pada mitokondria sel kanker sehingga menyebabkan kematian sel kanker. Aktivitas zat kapsaisin tersebut tidak membahayakan sel-sel sehat di sekeliling sel kanker. Kapsaisin juga berkhasiat menyembuhkan gatal-gatal dan mengurangi rasa sakit. Penelitian terbaru menunjukkan, bahwa kapsaisin terbukti dapat melindungi membran mukosa lambung dari serangan asam salisilat atau alkohol yang menyebabkan rasa pedih pada lambung

Khusus untuk cabai rawit, diketahui memiliki khasiat mengurangi terjadinya penggumpalan darah dan menurunkan kadar kolestrol. Satu hal lagi, banyaknya kandungan zat karoten dalam cabai jenis ini, menyebabkan cabai rawit diduga dapat mengatasi infertilitas atau ketidaksuburan, memperlambat proses penuaan, dan sebagai obat kuat. 

Tentunya cukup sulit bagi kita untuk mengkonsumsi cabai ini secara langsung, Agar lebih nikmat, cabai sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk sambal atau dikombinasikan dengan sayuran dan lalapan segar untuk melengkapi nilai nutrisinya.


sehat dengan obat alami, M. A. Laksita, jakarta, cv sinar cemerlang abadi, h. 6-8


Posting Komentar untuk "Kandungan Dan Manfaat Makan Cabai"

data-ad-format="auto">
data-ad-format="auto">

Berlangganan via Email